When it is dark enough, you can see the stars.
Showing posts with label Clarisonic. Show all posts
Showing posts with label Clarisonic. Show all posts

Monday, February 6, 2012

Clarisonic Brush Head : Acne, Delicate, & Sensitive Review

Sebagai asesoris Clarisonic terdapat 5 jenis brush head yang compatible dengan Clarisonic Mia, yaitu Acne, Delicate, Sensitive, Normal, dan Deep Pore.
Aku beli 3 brush head tambahan ini disamping Sensitive brush head yang ada dalam kemasan paket Clarisonic Mia Polkadot ku.


Masing-masing brush head tersebut adalah :
  • Acne (brush tengah berwarna hijau)
  • Delicate (body brushnya berwarna biru)
  • Sensitive (body brushnya berwarna putih, dengan warna bulu yang sama dengan Delicate)

Bisakah kamu melihat perbedaan masing-masing jenis brush di foto?
Karena aku tidak....... wkwkwk  o(≧▽≦)o 
Menurutku semua brush terlihat sama haha... 
Kecuali kalo diperhatikan dengan seksama, Acne terlihat lebih fluffy, dan Sensitive terlihat lebih dense atau padat bulunya.
Well, we can't tell until we try each brushes to skin ourselves.


Desain belakang brushnya pun terlihat sama, kecuali emboss nomor yang tertera.
Acne #1, Sensitive #2, dan Delicate #4.
Entah apakah ini nomor identitas brushnya?
Atau cuma sekedar nomor... entahlah...entah.... lol.
Gak penting deh anyway.

Berdasarkan saran di booklet, brush head sebaiknya diganti setelah pemakaian 3 bulan karena bulunya akan menjadi lemas dan kurang efektif.
Seminggu sekali cuci brush head dengan air hangat dengan sabun untuk menghilangkan residu cleanser atau kotoran dari pemakaian kita sehari-hari.


Cara mencuci Brush Head

Banyak orang kebingungan bagaimana cara mengeringkan brush head sesudah dipakai yang tepat.
Semua orang pasti punya caranya masing-masing, tapi aku juga punya caraku sendiri hehe...

Setelah dipakai pastikan brush head dibilas dengan air sampai tidak ada sabun yang tertinggal.
Kemudian lap dengan handuk sampai tidak ada air yang menetes lagi.
Lepas brush head dari Clarisonic, dan taruh di lembaran tissue paper dengan bristle menghadap ke bawah.
Aku pakai tissue karena cepat sekali menyerap air dan cepat pula kering kembali daripada handuk.
Jadi meskipun dibiarkan begitu saja akan mengering dan tetap menyerap air yang tersisa di bristle nya.




Acne Brush Head


Ini adalah brush head terlembut yang pernah aku coba.
Di website Clarisonic, namanya adalah Acne Cleansing Brush Head.
Claim dari Acne brush head :
- Aman untuk acne-prone skin, aliat kulit yang gampang berjerawat.
- Gradasi bulu ekstra yang memberikan daya bersih yang lebih pada pori-pori.
- Ujung bulu yang seperti beludru bertekstur unik untuk membersihkan dengan sangat lembut pada kulit sensitif.
- Cocok digunakan pada semua model Clarisonic Skin Cleansing System.


Aku suka sekali warna hijau brushnya. :D *gak penting*
Disentuh bulunya sangat halus.Imho, Acne brush ini cocok buat yang baru pertama kali memakai Clarisonic.
Agar kulit beradaptasi dan terbiasa, baru lambat laun naik level bisa ganti brush laen yang lebih kokoh hehe...


Delicate Brush Head


Skin type : Extra sensitive.
Benefits : Areas of the body needing extra care and attention.

Aku sempat pakai Delicate brush head ini waktu pertama kali pakai Clarisonic Mia Pink (yang sudah diadopsi sodara) selama kira-kira sebulan.
Delicate ini sukses mengeliminasi whitehead membandel di dahiku.
Sampai akhirnya bikin ketagihan pakai Clarisonic lagi sampai sekarang... yay!


Pertama kali pakai Clarisonic menggunakan Delicate head brush aku sempat purging, dengan frekuensi pemakaian 2x sehari.
Daerah pipi dan hidung memerah, komedo di hidung bermunculan.
Sempat parno juga waktu itu, haruskah berhenti?
Tapi aku nekat aja terusin pakei Clarisonicnya :D
Dan akhirnya selama kurang lebih 5 hari rednes di pipi benar-benar hilang, komedo di hidung pun mereda, meskipun belum benar-benar hilang sih tapi mayan ada perubahan daripada sebelum memakai Clarisonic sebelumnya.

Setelah banyak membaca review di femaledaily, aku mulai curiga jangan-jangan purgingku karena kulit kaget langsung dihajar pakai Clarisonic 2x sehari ya?
Akhirnya sejak saat itu mulai pakai Clarisonic maksimal 1x sehari.
Kadang-kadang malah 2 hari sekali.
And it does work!
Kulitku mulai calming down. Tekstur kulit mulai kenyal enak disentuh.
Dan terutama yang menjadi perbedaan besar semenjak memakai Clarisonic adalah skincare jadi lebih mudah menyerap!
Wow, I didn't notice this before.

Mungkin setelah memakai Clarisonic, pori-pori kulit jadi lebih terbuka untuk siap menerima skincare kita.
Benar-benar investasi masa depan nih Clarisonic hehe...
Bayangin aja jika kita pakai Clarisonic dicombine dengan skincare yang bagus, mestinya improvement kulit lebih cepat daripada kalau dipakai tanpa menggunakan Clarisonic.
Karena skincare benar-benar terserap semua kedalam kulit.


Perbandingan Acne dengan Delicate Head Brush.


Entah efek tipuan mata karena warnanya atau memang benar-benar berbeda, terlihat bulu Acne lebih fluffy daripada Delicate.
Dan waktu dipakai, memang ternyata Acne lebih terasa lembut daripada Delicate.


Waktu membeli Clarisonic Mia untuk kedua kalinya, aku order Acne brush head sekalian.
Setelah absen pakai Clarisonic sekitar sebulan kemudian mulai pakai lagi ternyata mukaku tidak purging sama sekali.
Entah itu karena kulit sudah terbiasa dengan Clarisonic, atau karena memang Acne lebih lembut daripada Delicate?
Anyone can explain that?

Sensitive Brush Head


Skin Type : Sesitive to Normal.
Benefits : For everyday use on your face. This brush head comes standard with most Cleansing Systems.
 
Dilihat penampakan Sensitive brush head ini sepertinya tidak ada perbedaan yang significant dengan Delicate, kecuali warna body yang berbeda.


Sampai saa ini aku belum pernah mencoba Sensitive brush head.
Karena takut kalau ternyata too harsh for me, soalnya Delicate aja bikin purging duluan.
Rencananya akan kukasi as a gift buat sodara yang mengadopsi Mia pertamaku. 

Anyway, sodaraku yang kulitnya normal to oily, enlarged pores, suka dan cocok banget pakai Sensitive.
Kita lihat saja bagaimana perkembangannya lebih lanjut.
Ntar kalau liburan ketemu lagi dengannya akan aku review lagi deh.
Semoga kulitnya semakin bagus... 
Senang deh kalo ada yang cocok juga dengan si Clarisonic ini hihi...

Btw, waktu ambil foto-foto ini aku baru sadar dengan 2 biji Sensitive brush head ku,
 penampakannya sedikit berbeda...
Contohnya tutupnya ini :


Yang kiri bertuliskan 'clarisonic' seperti brush heads ku yang lain. Sedangkan yang kanan seperti logo (logo clarisonic lama kah?). 


Tanda di belakang brushnya juga berbeda, yang kiri tertulis nomor 2, yang kanan bertanda gambar entah apa itu maksudnya... lol.


Despite all of that, I didn't see any different of the bristle.Both look normal to me.
Disentuhkan ke kulit tangan pun terasa sama.

Over all, Clarisonic is really A Must Have Beauty Product I ever tried in my life. (´ー`)

Rating : ♥ ♥ ♥

Sunday, February 5, 2012

Clarisonic Mia Pink Polkadot And Kiehl's Ultra Facial Cleanser Review

Hello.....   ♪(*^ ・^)ノ⌒☆
Akhirnya berkesempatan menulis review juga tentang Mia Pink Polka kesayanganku hihi.. ♥ 


Saat ini aku masih pakai Acne Cleansing Brush Head.
Claim dari Acne Brush ini adalah :
- Aman untuk acne-prone skin, aliat kulit yang gampang berjerawat.
- Gradasi bulu ekstra yang memberikan daya bersih yang lebih pada pori-pori.
- Ujung bulu yang seperti beludru bertekstur unik untuk membersihkan dengan sangat lembut pada kulit sensitif.
- Cocok digunakan pada semua model Clarisonic Skin Cleansing System.


Suka sekali dengan Mia :D karena besarnya pas di genggaman tangan.
Gak terlalu berat sehingga nyaman digunakan waktu menggosok wajah, gak bikin pegel.

Saat ini aku memakai Clarisonic Mia dengan Kiehl's Ultra Facial Cleanser.
Di counter Kiehl's Indonesia aku beli dengan harga Rp 235.000, sedangkan di website US$18.
  • Mengandung natural oil dan Formulanya yang lembut membersihkan kulit dan makeup tanpa over-drying atau membuat kulit berasa ketat.
  • Membersihkan kelebihan minyak, kotoran, dan sel kulit mati.
  • PH-balanced untuk memperolah keseimbangan alami kulit.
 Kunci dari bahan cleanser ini adalah Apricot Kernel Oil, Avocado Oil, Squalane.

 

Teksturnya sticky gel-like. Tidak begitu berbusa.
Berdasarkan kemasan, cara pakainya adalah : taruh sedikit Kiehl's Ultra Facial Cleanser di jari yang bersih, ratakan ke seluruh wajah yang sudah dibasahi dan pijat lembut dengan gerakan memutar.
Hindari area mata. Kemudian bilas dengan air atau menggunakan handuk basah sampai bersih.

Akan tetapi cara yang aku pakai sedikit berbeda.
Setelah cleanser dioleskan ke seluruh wajah, aku pijat-pijar dan gosok sampai aga berbusa dan gak ada rasa lengket gelnya lagi. 
Kemudian baru digosok menggunakan Clarisonic Mia.
Setelah timernya berhenti baru wajah dibilas dengan air. (recommended using warm water)
   

Selama pemakaian Clarisonic Mia dengan Acne Brush Head dan Kiehl's Ultra Facial Cleanser ini so far kulitku ga ada masalah. 
Not too harsh dan tidak breakout sama sekali.  
Serta tidak membuat kulit kering dan ketat.
Finishingnya moist tapi tidak berasa masih ada residu di kulit.
Cocok buat yang punya kulit normal to dry, atau yang tidak suka cleanser yang membuat kulit berasa ketat seperti kebanyakan cleanser.

I would recommend this cleanser to using with your lovely clarisonic.

Rating : ♥ ♥ ♥

Thursday, February 2, 2012

Clarisonic Mia Pink Polkadot (limited edition)

キタ―――――――(・∀・)―――――――!!
Inilah benda yang paling kutunggu-tunggu di penghujung tahun 2012 hihi...


Aku order Clarisonic Mia Pink Polkadot Desember 2011 lalu di salah satu seller di market plaza. Tapi awal Januari 2012 ini baru sampai.
Sebenarnya sebelum ini aku sudah sempat pakai Mia, 
akan tetapi karena tergiur body-nya Mia Pink Polkadot ini yang super cute (hihihi) jadilah Mia yang lama diadopsi sodara biar bisa beli Mia yang baru lagi.....   ♪(* ̄ω ̄)v.

Sempat dilema juga antara beli Mia Pink Polkadot atau Mia2, yang mana waktu order baru aja dilaunch.
Bedanya Mia dengan Mia2 berdasarkan website-nya, 
Mia   :  1 speed (normal), dan pilihan warna : 13 macam.
Mia2 :  2 speed (low & normal), pilihan warna hanya pink & white, protective travel case, dan terdapat fitur T-Timer.
Dan perbedaan lagi antara Mia & Mia2 adalah, Mia garansi cuma 1 tahun sedangkan Mia2 2 tahun. 
Tapi ini ga penting karena di Indonesia tidak ada counter Clarisonic ^ ^;
Paling dekat harus ke Singapore untuk servis. 
Aku juga kurang tahu apabila Clarisonic-nya beli di negara lain apakah garansi masih berlaku di SG?
Imho, jika Mia-nya rusak dan butuh diservis ke SG sebenarnya biaya akomodasi, dll, sudah bisa dipake buat order online Mia yang baru lagi.
Bahkan lebih, bisa nambah brush head juga buat stok hehehe...


Tapi ternyata Mia limited edition agak berbeda ya dengan Mia yang reguler, 
body Mia Pink Polkadot ini glossy, tidak seperti Mia yang aku punya sebelumnya yaitu dove dan permukaannya seperti kulit jeruk.
Honestly aku lebih suka permukaan dove seperti Mia reguler.



Paket Clarisonic ini berisi :
- 1 Mia Pink Polkadot
- 1 Compact pLink® Universal Charger
- 1 oz. Gentle Hydro Cleanser
- 1 Sensitive Brush Head
- Booklet petunjuk pemakaian

Tambahan :
- 1 Sensitive Brush Head
- 1 Delicate Brush Head
- 1 Acne Brush Head
Salah satu keunikan dari Clarisonic Mia ini adalah chargernya, yaitu Compact pLink® Universal Charger yang mana sistemnya magnetik cara memakainya hanya ditempelkan ke bagian bawah pegangannya. 
Karena Clarisonic adalah full waterproof, sehingga kita tidak akan menemukan lubang/celah satupun. 
So no worries kalo kita pakai saat mandi atau mencucinya.
Compact pLink® Universal Charger ini dapat digunakan pada voltase 110V maupun 220V. 
Tidak seperti Clarisonic Classic yang dalam paketnya hanya mendapatkan 120V Charging Cradle, yang mana harus menggunakan voltage converter jika dipakai di Indonesia atau negara lain yang berbeda tegangan listriknya dengan USA.
Inilah salah satu alasanku kenapa akhirnya memutuskan beli Mia, karena selain bentuknya yang kecil dan mobile, juga sudah tidak perlu lagi mengkonversi tegangan listriknya.
Untuk plugnya tinggal menambahkan plug converter yang banyak dijual di supermarket2 atau toko perlengkapan elektronik.

Yang perlu diperhatikan jika baru pertama kali memakai Clarisonic adalah petunjuk charging atau mengisi baterei untuk pertama kali adalah melakukan charging selama 24 jam.
Kemudian setelah 20 menit pemakaian, lakukan charging lagi selama 18 jam untuk mengisi penuh kembali batereinya.

Pemakaian Clarisonic Mia untuk wajah cukup 1 menit saja, terdapat timer yang akan mematikan otomatis Clarisonic jika sudah 1 menit.
Untuk memakainya, basahi brush head terlebih dahulu, apply cleanser keseluruh wajah dan mulai nyalakan Clarisonic dan gosokkan dengan gerakan memutar.
Dengan pembagian : dahi 20 detik, masing-masing pipi 10 detik, hidung dan dagu 20 detik.  
Menekan terlalu keras justru akan mengurangi keefektifan brush dalam membersihkan.
Brush disisi luar didesain sebagai penahan sisa-sisa air dari getaran brush yang di tengah. 
Jadi pastikan brush head menempel ringan ke kulit.


Sebaiknya bersihkan foundation dan makeup yang lainnya dahulu dengan milk cleansing atau cleansing oil sebelum memakai Clarisonic.
Sehingga tidak ada residu makeup yang tertinggal maka Clarisonic akan bekerja membersihkan pori-pori kulit dengan lebih baik.


Dalam paket Mia juga mendapatkan sebuah trial size cleanser : Gentle Hydro Cleanser.
Cleanser ini bisa digunakan untuk semua kulit, bahkan kulit sensitif. 
Tapi karena banyak review di internet yang pada breakout setelah pakai cleanser bawaan paket Clarisonic aku jadi ikutan parno juga... (*^ワ^*)


 
Berdasarkan keterangan di kemasan dan website :
Naturally scented with cucumber, this pH-balanced, gentle, non-foaming skin cleanser is a full-body hydrogel that removes impurities while soothing and comforting. Contains natural ingredients and is paraben-free.

Natural Active Ingredients :

  • Sucrose Cocoate (a patented mixture of sucrose and coconut derivatives) — gently cleanses sensitive skin
  • Algae & Aloe Vera Gel — hydrate and soften skin
  • Vitamin E & Japanese Green Tea — soothe and protect skin
Wow, paraben-free ini yang menarik.
Akhir-akhir ini lagi demen sekali dengan cosmetic products yang berbahan natural tanpa paraben.
Mungkin suatu hari nanti bakal kucoba Gentle Hydro Cleanser ini hehe...


Ingredients :
Water (Aqua), PEG–7 Glyceryl Cocoate, Dimethicone, Glycerin, Sucrose Cocoate, Gluconolactone, Laminaria Saccharina Extract, Skeletonema Costatum Extract, Acetyl Citrull Amino Arginine, Silanetriol Trehalose Ether, Arginine PCA, Plankton Extract, Hydrolyzed Elastin, Soluble Collagen, Chondrus Crispus (Carrageenan) Chondrus Crispus (Carrageenan) Extract, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Cucumis Sativus (Cucumber) Fruit Extract, Centella Asiatica Extract, Camellia Oleifera (Green Tea) Leaf Extract, Niacinamide, Ascorbic Acid, Tocopheryl Acetate, Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Peel Oil, Cucumis Sativus (Cucumber) Oil, Citrus Aurantium Bergamia (Bergamot) Oil, Citrus Medica Limonum (Lemon) Peel Oil, Citrus Aurantifolia (Lime) Oil, Ocimum Basilicum (Basil) Oil, Carum Petroselinum (Parsley) Seed Oil, Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Caprylic/Capric Triglyceride, Cetyl Alcohol, Glyceryl Stearate SE, Carbomer, Disodium EDTA, Sodium Benzoate, Sodium Hydroxide.



Untuk review Brush Head dan cleanser yang aku gunakan menyusul yaa~
Karena postingan ini sudah terlalu panjang dan banyak tulisan jadi bikin malas yang membaca nantinya haha...(≧▽≦)